POLITIK

Presiden Prabowo Lantik Mentri serta waki Mentri Serta Kepala Badan

WWW.ARUSKAHAYAN.COM, JAKARTA,- Presiden Prabowo Subianto, didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, secara resmi melantik sejumlah pejabat negara untuk sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026.

Pelantikan ini mencakup jajaran Menteri, Wakil Menteri, Penasihat Khusus Presiden, hingga Kepala Badan. Berikut adalah daftar nama pejabat yang resmi dilantik dan mengucapkan sumpah jabatannya hari ini:
• Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
• ​Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
• ​Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
• ​Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
• ​Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
• ​Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.

 

​Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo mengambil sumpah jabatan para pejabat yang dilantik agar setia kepada UUD 1945 dan menjalankan peraturan-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti kepada bangsa dan negara.

​Acara pelantikan juga dihadiri oleh para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Adapun Prabowo pertama kali melakukan reshuffle pada 19 Februari 2025 atau saat kepemimpinannya baru berjalan empat bulan. Prabowo dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober 2024.

Kala itu Prabowo melantik lima pejabat, yakni Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Pencopotan Satryo oleh Prabowo itu dilakukan di tengah isu dugaan pemecatan sepihak terhadap ASN di Kemendiktisaintek oleh Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

Selanjutnya, Prabowo juga melantik Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Wakil BPKP, Agustina Arumsari. 1,5 Tahun Prabowo memimpin dan lima kali melakukan rushufle, hal ini ditanggapi positif oleh wakil ketua DPW. PKB Kalimantan Tengah Sasongko Yuwono. “Sangat wajar jika presiden melakukan perombakan, karena ini periode pertama dan standart tinggi yang dipasang waktu kampanye mewajibkan bapak presiden inginkan yang terbaik”, ujar sasongko.

” Dan perombakan ini pula yang akan dilakukan siapapun pemimpinnya dalam menemukan formula percepatan pembangunan dan perbaikan ekonomi Indonesia, Beda hal jika Pemimpinnya mengedepankan politik kapal keruk maka reshufle kabinet menjadi tidak penting”, tutup Pria Plontos Green Party ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *