WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKARAYA,- Era baru DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palangka Raya resmi dimulai! Hanya berselang sehari setelah pengumuman resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB pada 11 Juni 2026, Ketua Definitif terpilih, Rusdiansyah , langsung tancap gas membawa semangat perubahan.
Bukan sekedar pergantian takhta, Rusdiansyah menegaskan bahwa kepemimpinannya adalah sebuah gerakan bersama ( gerakan kolektif ) untuk merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa memandang bulu.
Bukan Kemenangan Pribadi, Tapi Rumah Bersama
Dalam keterangannya, Rusdiansyah menyampaikan rasa syukur sekaligus menggarisbawahi bahwa amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus dipikul bersama demi kemajuan Kota Cantik Palangka Raya.
”Amanah ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah bersama untuk membesarkan PKB dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Kota Palangka Raya,” ujar Rusdiansyah dengan penuh optimisme.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan politik inklusif yang terbuka bagi siapa saja yang ingin berkolaborasi.
- Terbuka untuk Semua: PKB Palangka Raya siap merangkul seluruh latar belakang suku, agama, profesi, hingga golongan.
- Kolaborasi Total: Membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda dan tokoh masyarakat yang mempunyai niat baik membangun daerah.
Target Gerak Bersama DPC PKB Palangka Raya (Menuju 2029)
Untuk mewujudkan visi besar tersebut, berikut adalah roadmap strategi dan target konsolidasi yang akan dijelaskan di bawah kepemimpinan Rusdiansyah:
|
Fokus Gerakan |
Target Capaian |
Strategi Utama |
|---|---|---|
|
Konsolidasi Struktur |
100% Pengurus Kecamatan & Kelurahan |
Penguatan akar rumput hingga tingkat paling bawah. |
|
Kaderisasi |
Menjaring 1.000+ Kader Muda Baru |
Program Akademi PKB dan ruang kreasi milenial/Gen-Z. |
|
Tekanan Sosial |
1 Program Advokasi Per Bulan |
Pelayanan sosial nyata, bukan cuma saat pemilu. |
Menjadi ‘Wasilah’ Kemaslahatan Umat
Satu hal yang menjadi sorotan utama dalam visi Rusdiansyah adalah komitmennya agar PKB tidak hanya muncul saat musim pemilu atau momentum politik saja. PKB harus menjadi bagian dari solusi keseharian warga.
“ PKB harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik. Kami ingin PKB menjadi wasilah untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Kota Palangka Raya, baik melalui kebijakan, program pemberdayaan, advokasi, maupun pelayanan sosial yang nyata,” tegasnya.
Panggilan untuk Bersatu: Hilangkan Sekat!
Menutup pernyataannya, Rusdiansyah memberikan seruan pembakar semangat kepada seluruh kader, pengurus, dan simpatisan untuk meningkatkan kemajuan dan membuang jauh-jauh ego sektoral.
”Saya mengajak seluruh kader dan pengurus untuk menghilangkan perbedaan sekat-sekat. Saatnya kita bersatu, bergotong royong, dan bekerja bersama demi kemajuan PKB serta kesejahteraan masyarakat Kota Palangka Raya. Dengan kebersamaan, insya Allah PKB akan semakin kuat dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi rakyat,” tutupnya.
Dengan nakhoda dan energi baru ini, PKB Kota Palangka Raya kini bersiap menjelma menjadi kekuatan politik yang solid, solutif, dan membawa maslahat bagi seluruh warga kota. (545)
