POLITIK

Tiga Periode di Parlemen, Rusdiansyah ‘Uwah’ Nyatakan Sikap Siap Pimpin DPC PKB Kota Palangka Raya

WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKARAYA,-  Teka-teki mengenai siapa sosok yang akan menakhodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palangka Raya mulai terjawab. Anggota DPRD Kota Palangka Raya tiga periode, Rusdiansah, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju dalam bursa pencalonan Ketua DPC PKB Kota Palangka Raya.

Pernyataan sikap ini muncul seiring dengan besarnya aspirasi dari kader tingkat akar rumput dan manajer anak cabang (PAC) yang menginginkan sosok pemimpin berpengalaman untuk memperkuat posisi partai politik di Ibu Kota Kalimantan Tengah.

Pria yang akrab disapa Uwah ini menegaskan bahwa keputusannya maju didasari oleh keinginan untuk melakukan akselerasi mesin partai. Menurutnya, PKB memiliki potensi besar yang harus dikelola dengan manajemen organisasi yang lebih modern dan adaptif.

“Setelah melalui pertimbangan matang dan mendengar masukan dari para kiai, tokoh masyarakat, serta rekan-rekan di PAC, saya menyatakan siap lahir batin untuk memimpin DPC PKB Kota Palangka Raya. Fokus utama saya adalah penguatan struktur hingga ke tingkatkan perolehan kursi partai PKB ,” ujar Rusdiansyah kepada awak media, Senin (9/3).

Target Besar: 6 Kursi dan Kursi Pimpinan DPRD

Dalam pernyataan sikapnya, Rusdiansyah membawa visi besar yang disebutnya sebagai “PKB Palangka Raya Emas” . Ia menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi pada pemilu mendatang.

“Target kita jelas. PKB harus naik kelas. Dari perolehan saat ini, kita bidik target realistis namun menantang, yaitu 6 kursi di DPRD Kota Palangka Raya. Dengan 6 kursi, PKB bukan lagi sekedar pelengkap, tapi menjadi penentu kebijakan dan hak atas kursi pimpinan dewan,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Uwah telah menyiapkan beberapa prioritas strategi, di antaranya:

  1. Konsolidasi Total: Menghidupkan kembali sel-sel partai di seluruh kelurahan.

  2. Rekrutmen Terbuka: Membuka ruang bagi tokoh muda, aktivis, dan kaum profesional untuk bergabung menjadi caleg potensial.

  3. Sinergi Nahdliyin: Memperkuat hubungan emosional dan struktural dengan basis massa Nahdlatul Ulama (NU) sebagai akar sejarah PKB.

Pemimpin yang Berakar di Akar Rumput

Rekam jejak Rusdiansyah yang berhasil mempertahankan kepercayaan masyarakat selama tiga periode (15 tahun) di legislatif menjadi modal politik yang sulit ditandingi. Ia dianggap sebagai tokoh yang sangat menarik karakteristik pemilih di Palangka Raya.

“Politik itu adalah pengabdian. Pengalaman saya di DPRD selama tiga periode telah memberikan gambaran utuh mengenai apa yang diinginkan warga Palangka Raya. Kini saatnya pengalaman itu saya transformasikan untuk membesarkan partai yang saya cintai ini,” tutupnya.

Pernyataan sikap Rusdiansah ini diprediksi akan mengubah peta konstelasi internal PKB dan mendapat respon positif dari berbagai kalangan yang merindukan kepemimpinan yang stabil dan visioner di tubuh partai berlambang bola dunia tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *