WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKARAYA,- Masyarakat Kota Palangka Raya dan sekitarnya diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena suhu panas yang melanda dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca terik ini masih akan bertahan hingga beberapa hari ke depan.

Penyebab Suhu Panas di Kalimantan Tengah
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Muhammad Ihsan Sidiq, menjelaskan bahwa peningkatan suhu ekstrem ini terjadi akibat berkurangnya curah hujan secara signifikan di wilayah Kalimantan Tengah.
Berdasarkan analisis radar cuaca, kondisi ini dipicu oleh gangguan atmosfer berupa sirkulasi siklonik atau siklon tropis yang saat ini terpantau di wilayah perairan Filipina.
“Siklon tropis ini menyebabkan terjadinya penarikan massa udara dan uap air ke wilayah utara Filipina. Akibatnya, suplai uap air di wilayah Kalimantan Tengah berkurang drastis,” papar Ihsan pada Rabu (21/1/2026).
Radiasi Matahari Langsung ke Bumi
Minimnya uap air tersebut berdampak langsung pada berkurangnya pembentukan awan di langit Kalimantan Tengah. Tanpa adanya penghalang berupa tutupan awan, radiasi sinar matahari masuk secara optimal dan langsung mengenai permukaan bumi. Hal inilah yang menyebabkan suhu udara terasa jauh lebih panas dan menyengat dari biasanya.
Tips Menghadapi Cuaca Ekstrem
Kondisi atmosfer yang kering dan terik ini berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat jika tidak diantisipasi. Pihak BMKG memberikan beberapa langkah pencegahan agar warga tetap bugar:
-
Tingkatkan konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi.
-
Kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pada jam-jam puncak panas (siang hari).
-
Gunakan pelindung seperti payung, topi, atau tabir surya jika harus beraktivitas di bawah terik matahari.
-
Hindari paparan langsung sinar matahari dalam durasi lama.
Tetap Pantau Informasi Resmi
BMKG meminta warga untuk tidak panik namun tetap waspada dalam menghadapi fenomena alam ini. Mengingat dinamika atmosfer yang sangat cepat, kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang namun waspada. Selalu pantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG,” pungkas Ihsan.
