WWW.ARUSKAHAYAN.COM, Tangerang, – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) kini diposisikan sebagai garda terdepan dalam memastikan penyaluran informasi yang akurat dan menjadi benteng pertama dalam menangkal disinformasi atau hoaks. Peran strategis ini sangat krusial dalam mendukung semangat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan upaya pemerintah menciptakan ruang digital yang sehat sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Penegasan peran KIM ini disampaikan oleh Fifi Aleyda Yahya, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), saat membuka Festival KIM (KIMFest) 2025 di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Banten, Jumat (14/11/2025).
Fifi Aleyda Yahya menyoroti bahwa di tengah tantangan arus informasi digital yang masif, KIM memiliki fungsi ganda yang sangat penting:
-
Penyalur Informasi Akurat: Memastikan masyarakat menerima informasi kebijakan publik yang benar, sejalan dengan prinsip Keterbukaan Informasi Publik.
-
Benteng Penangkal Hoaks: Melindungi masyarakat dari kabar bohong atau disinformasi yang merusak tatanan sosial, sejalan dengan semangat pencegahan penyebaran informasi palsu dalam UU ITE.
-
Motor Penggerak Konten Lokal: Menjadi penyebar konten-konten positif dan kearifan lokal, memperkaya ruang publik dengan informasi yang membangun dan terpercaya.
Fifi menyampaikan bahwa informasi akan lebih efektif jika disampaikan oleh sosok terpercaya di tingkat akar rumput, seperti anggota KIM.
“Festival ini tidak hanya membahas program digitalisasi atau publikasi, tapi juga ada pertukaran informasi antara daerah satu dengan daerah yang lain. Kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen Kemkomdigi untuk memperkuat sinergi komunikasi publik antara pemerintah dengan masyarakat,” ungkap Fifi.
Ia menutup sambutannya dengan menekankan bahwa melalui kolaborasi ini, pemerintah berupaya memastikan informasi kebijakan dari pusat hingga ke daerah tersampaikan secara efektif, akurat, dan merata.
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menyampaikan bahwa KIMFest ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah kepada KIM sebagai mitra strategis dalam penguatan komunikasi publik.
“Harapannya melalui kegiatan ini tercipta kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.
KIM Fest 2025 yang mengusung tema “Sinergi Informasi, Aksi Untuk Negeri” berlangsung pada 14-15 November 2025. Festival ini diikuti oleh delegasi dari delapan provinsi se-Indonesia, termasuk perwakilan dari Kalimantan Tengah yang diwakili KIM Bintang Jaya Itah binaan Diskominfo Kota Palangka Raya.
