WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKA RAYA , – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya meningkatkan kewaspadaan dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menyikapi cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat. Imbauan ini dikeluarkan setelah serangkaian insiden, termasuk pohon tumbang yang menimpa warga di kawasan perkotaan.
Koordinator Lapangan Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto, menegaskan bahwa langkah antisipasi perlu ditingkatkan mengingat potensi hujan lebat disertai angin kencang masih tinggi.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar, papan reklame, maupun tiang listrik saat hujan deras dan angin kencang,” ujar Sucipto, Minggu (10/11/2025).
Peringatan dari Disdamkarmat ini selaras dengan data prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya.
BMKG memprediksi bahwa periode November 2025 menjadi puncak musim hujan di Kalimantan Tengah. Kondisi atmosfer seperti aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) Fase 5 (Maritime Continent) dan adanya daerah konvergensi, secara signifikan berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan (konvektif) yang kuat.
Data prakiraan cuaca mingguan BMKG (berlaku 9 – 15 November 2025) secara khusus mencantumkan Kota Palangka Raya sebagai salah satu wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang.
Menyikapi risiko ini, Disdamkarmat bersama instansi terkait telah mengambil langkah proaktif di lapangan, termasuk pemangkasan pohon besar dan pemantauan rutin di titik-titik yang dinilai rawan. Sucipto menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam pencegahan. Warga diminta segera melapor jika menemukan pohon yang tampak miring, lapuk, atau berpotensi tumbang.
- Layanan Laporan Darurat: Segera hubungi Layanan Darurat 112 atau langsung ke Posko Disdamkarmat Kota Palangka Raya.
- Tindakan Cepat: “Tim kami siap turun ke lapangan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat,” jelasnya.
“Jangan menunggu sampai terjadi korban. Waspada lebih baik daripada menyesal. Jika melihat tanda-tanda bahaya, segera hindari dan laporkan,” tegas Sucipto, mengingatkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
Disdamkarmat berjanji akan terus memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk menghadapi puncak musim hujan yang masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.
