ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKARAYA– Komitmen kuat untuk melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas lingkungan terus ditunjukkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah. Memasuki agenda perencanaan tahun mendatang, legislatif Kalteng bergerak cepat memastikan seluruh langkah antisipasi dan mitigasi bencana di tingkat kabupaten/kota telah terencana dengan matang untuk menghadapi potensi karhutla maupun banjir pada tahun 2027.
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, menegaskan bahwa jajarannya akan segera membangun koordinasi intensif bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di seluruh wilayah Kalteng. Langkah proaktif ini dirancang melalui berbagai mekanisme kerja yang efisien, mulai dari Rapat Dengar Pendapat (RDP), rapat kerja teknis, hingga peninjauan langsung ke lapangan guna memastikan kesiapan di tingkat tapak.
Upaya mitigasi dini ini diselaraskan secara strategis dengan momentum pembahasan APBD Murni 2027 yang berlangsung pada November. Melalui sinergi perencanaan anggaran dan program kerja tersebut, DPRD Kalteng ingin memastikan bahwa alokasi dukungan serta sarana prasarana pencegahan bencana di setiap daerah terpenuhi secara optimal dan tepat sasaran.
Fokus perhatian dewan tidak hanya tertuju pada ancaman kebakaran hutan dan lahan yang kerap melanda saat musim kemarau, tetapi juga mencakup potensi bencana banjir. Pendekatan komprehensif ini diambil agar setiap daerah memiliki sistem peringatan dini dan respons cepat yang tangguh dalam menghadapi berbagai perubahan cuaca yang dinamis.
DPRD Kalteng menilai kesiapsiagaan sejak jauh hari merupakan kunci utama dalam meminimalkan risiko serta dampak kerugian bagi masyarakat. Dengan mengantongi gambaran utuh mengenai peta kemampuan dan kesiapan mitigasi BPBD di daerah, pihak legislatif dapat memberikan dukungan regulasi maupun pengawasan yang jauh lebih terarah dan efektif.
Langkah antisipatif ini menjadi wujud nyata kepedulian DPRD Kalteng terhadap pola siklus alam, di mana intensitas hujan tinggi kerap menyusul usai kemarau panjang. Melalui penguatan koordinasi dan siaga bencana sejak dini, Pemprov dan DPRD Kalteng optimistis keselamatan warga serta ketahanan daerah akan makin terjamin di masa mendatang.
