KALTENG PALANGKA RAYA

Rektor UIN Palangka Raya: IKA PMII Harus Jadi Garda Terdepan Pembangunan Nasional dan Daerah

WWW.ARUS KAHAYAN. COM,  PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya, Akhmad Dakhoir, menegaskan bahwa Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) harus tampil sebagai garda terdepan dalam mendorong pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Hal tersebut disampaikan Akhmad Dakhoir saat memberikan cermin pada kegiatan pelantikan pengurus IKA PMII Kalimantan Tengah periode 2025–2030 di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur, Sabtu (17/1/2026). Menurutnya, peran IKA PMII sangat strategis dalam menanggapi berbagai isu aktual yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Saya kira IKA PMII harus menjadi garda terdepan untuk pembangunan nasional maupun pembangunan di daerah. Isu-isu kesejahteraan, pembangunan masyarakat digital, hingga masyarakat milenial juga harus disentuh sebagai bagian dari kemajuan daerah,” ujarnya, Sabtu (17/1).
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua IKA PMII Kalteng yang baru dilantik. Akhmad Dakhoir optimistis kepemimpinan baru mampu membawa organisasi semakin solid dan progresif,Selamat kepada Bang Wiwin. Saya pikir dia pasti bisa mengawal IKA PMII agar semakin solid,” katanya.

Dengan mengusung tema IKA PMII Solid, Akhmad Dakhoir berharap organisasi alumni tersebut dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung program-program pembangunan yang dijalankan oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo.

“Insyaallah kita dukung program-program Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.Semoga seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PMII sebagai pergerakan mahasiswa Islam Indonesia harus tetap menjaga semangat keilmuan dan pengabdian. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya hidup dalam semangat akademik semata, tetapi harus turun langsung dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Mahasiswa tidak cukup hidup di menara gading, tetapi harus langsung turun kepada pengabdian di,” tegas masyarakatnya.

Akhmad Dakhoir juga menekankan peran kampus sebagai wadah pembinaan mahasiswa melalui penguatan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Di era digital saat ini, menurutnya, pengembangan digital society menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara lebih luas dan merata hingga ke pelosok daerah.

“Tridharma Perguruan Tinggi itu hanya tiga, bagaimana menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang lebih baik dan merata, pengabdian melalui penelitian, serta pengabdian langsung kepada masyarakat. Dengan masyarakat digital yang sudah berkembang, mahasiswa bisa berkontribusi lebih besar,” jelasnya.

Ia pun mengapresiasi gagasan pergerakan mahasiswa PMII yang diusung oleh kepengurusan baru, yaitu pergerakan yang berfokus pada pengabdian nyata.
“Pergerakan mahasiswa PMII yang diarahkan menjadi pergerakan menuju pengabdian itu sangat bagus sekali,” tutupnya. (4n5)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *