KALTENG

Perkuat Jiwa Kebangsaan, Habib Said Abdurrahman Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Palangka Raya

WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKA RAYA – Anggota MPR RI, Habib Said Abdurrahman, kembali menggelar agenda krusial dalam upaya memperkokoh semangat nasionalisme di Kalimantan Tengah. Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Ke-3 ini dilaksanakan bersama Generasi Muda Huma Betang, Sabtu (13/12/2025).

Bertempat di kediaman atau Rumah Aspirasi Habib Said Abdurrahman, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, kegiatan berlangsung khidmat sejak pukul 13.30 hingga 17.45 WIB.

Habib Said Abdurrahman: Pemuda Adalah Garda Terdepan

Bertindak sebagai keynote speaker, Habib Said Abdurrahman menekankan bahwa pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah fondasi utama bagi pemuda dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.

“Generasi Muda Huma Betang harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan. Empat Pilar bukan sekadar hafalan, tapi pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara,” tegas Habib Said dalam arahannya di hadapan para peserta.

Pemilihan lokasi di Kelurahan Langkai ini juga dimaksudkan untuk menjangkau lebih dekat konstituen dan pemuda di wilayah Kecamatan Pahandut, guna memastikan nilai-nilai kebangsaan terinternalisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Hadir sebagai narasumber utama, Sasongko Yuwono dari Sandi Borneo Indonesia (SBI) memberikan paparan mendalam mengenai implementasi nilai-nilai kebangsaan di era digital. Ia menyoroti pentingnya peran pemuda dalam menyaring informasi dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Dalam diskusinya, Sasongko membedah satu per satu urgensi dari setiap pilar sebagai benteng pertahanan identitas bangsa, terutama bagi generasi muda yang menjadi motor penggerak pembangunan di daerah. Dan hadir juga praktisi pendamping Desa Rivanie Lesmana yang juga memberikan pencerahan atas bagaimana pola yang benar untuk membangun desa di Kalteng.

Sinergi Budaya Huma Betang dan Kebangsaan

Kegiatan ini menonjolkan semangat kearifan lokal. Istilah Huma Betang yang menjadi simbol persatuan masyarakat Dayak, dinilai sangat relevan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI.

Selama hampir empat jam, para peserta tampak antusias mengikuti diskusi interaktif. Sosialisasi ini diharapkan mampu melahirkan duta-duta muda yang mampu menangkal radikalisme serta mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman Kota Cantik Palangka Raya.

“Dengan pemahaman yang matang, kita ingin pemuda di Palangka Raya tidak mudah terprovokasi dan terus berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,” pungkas Habib Said.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen dari para pemuda untuk mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masing-masing.


Editor: Redaksi ARUS KAHAYAN  Tag: #EmpatPilarMPR #HabibSaidAbdurrahman #SasongkoYuwono #PalangkaRaya #GenerasiMudaHumaBetang #SosialisasiMPR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *