WWW.ARUSKAHAYAN.COM, KAPUAS,- Gerakan Pemuda (GP) Ansor hari ini resmi merayakan hari lahirnya (Harlah) yang ke-92. Organisasi pemuda di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) ini telah melewati perjalanan panjang selama sembilan dekade dalam mengawal ulama serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sekilas Sejarah: Sembilan Dekade Pengabdian
Lahir pada tanggal 24 April 1934 dalam Muktamar NU ke-9 di Banyuwangi, GP Ansor memiliki akar sejarah dari organisasi Syubbanul Wathan (Pemuda Tanah Air). Nama “Ansor” sendiri merupakan saran dari KH Abdul Wahab Hasbullah, yang diambil dari nama kehormatan bagi penolong Nabi Muhammad SAW di Madinah.
Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era digital saat ini, GP Ansor konsisten bertransformasi menjadi organisasi pemuda terbesar di Indonesia yang fokus pada penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), moderasi umat beragama, dan pemberdayaan ekonomi pemuda.
Ucapan Selamat dari Ketua DPC PKB Kapuas
Momentum bersejarah ini mendapat apresiasi mendalam dari Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kapuas, Tommy Saputra . Ia menegaskan bahwa peran GP Ansor sebagai pilar pemuda sangat krusial dalam menjaga keharmonisan bangsa.
”Selamat Harlah Ke-92 Gerakan Pemuda Ansor. Teruslah menjadi benteng ulama, membela NKRI, dan merawat tradisi Aswaja, serta tetaplah menjadi pemuda yang kokoh, berani, dan tak lelah berkontribusi untuk kemajuan negeri,” ujar Tommy Saputra dalam keterangan tertulisnya.
Tommy juga menambahkan bahwa semangat satu komando yang dimiliki Ansor dan Banser merupakan teladan bagi gerakan kepemudaan lainnya di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Kapuas.
“ Jayalah Selalu GP Ansor! Satu Komando, Merawat Indonesia,” tutupnya.
Harapan di Usia Baru
Di usia ke-92 ini, GP Ansor diharapkan terus mampu beradaptasi dengan tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri santrinya. Perayaan harlah tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk memperkuat barisan dalam menghadapi isu-isu radikalisme serta menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di daerah.
