WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKA RAYA – Agenda penguatan ideologi bangsa terus digencarkan oleh Anggota MPR RI, Habib Said Abdurrahman. Memasuki rangkaian kegiatan berikutnya, Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Ke-4 digelar bersama organisasi Pemuda-Pemudi Kalimantan Bersatu, Minggu (14/12/2025).

Bertempat di Rumah Aspirasi Habib Said Abdurrahman, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, kegiatan ini berlangsung intensif sejak pukul 08.30 hingga 12.45 WIB dengan melibatkan berbagai elemen pemuda.
Persatuan sebagai Fondasi Kemajuan
Dalam arahannya sebagai keynote speaker, Habib Said Abdurrahman menggarisbawahi bahwa nama “Kalimantan Bersatu” harus dijiwai dengan pemahaman mendalam terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Pemuda-pemudi ini adalah representasi kekuatan lokal. Dengan memegang teguh Empat Pilar, kita memastikan bahwa kemajuan pembangunan di Kalimantan tetap berjalan seiring dengan persatuan bangsa,” ujar Habib Said.

Wawasan Kebangsaan dan Pemberdayaan Desa
Kegiatan kali ini menghadirkan dua narasumber berkompeten. Sofyannoor memaparkan materi mengenai penguatan karakter bangsa di era modern. Sementara itu, Rivanie Lesmana, seorang praktisi pendamping desa, memberikan perspektif menarik mengenai implementasi Empat Pilar di tingkat akar rumput.
Rivanie Lesmana menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan sangat relevan dalam pembangunan desa. Menurutnya, gotong royong yang merupakan intisari Pancasila adalah kunci suksesnya pemberdayaan masyarakat desa.
“Sebagai pemuda, peran kalian adalah mendampingi masyarakat di tingkat desa atau kelurahan untuk tetap rukun dan produktif. Empat Pilar adalah modal sosial agar pembangunan di desa tidak terpecah oleh perbedaan,” jelas Rivanie di hadapan para peserta.
Dialog Interaktif Pemuda
Diskusi berlangsung dinamis saat para pemuda-pemudi dari wilayah Kecamatan Pahandut berdialog mengenai tantangan sosial di lapangan. Sinergi antara pemahaman ideologi dari Sofyanoor dan pengalaman praktis pendampingan masyarakat dari Rivanie Lesmana memberikan wawasan baru bagi para peserta.
Habib Said Abdurrahman berharap melalui sosialisasi ini, Pemuda-Pemudi Kalimantan Bersatu dapat menjadi agen perubahan yang mampu menjaga kondusifitas daerah sekaligus menjadi penggerak ekonomi di lingkungannya.

“Kita ingin pemuda tidak hanya paham teori kebangsaan, tapi juga mampu mengaplikasikannya dalam membangun desa dan kelurahannya masing-masing,” pungkas Habib Said.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pernyataan komitmen bersama untuk menjaga kedaulatan NKRI dan terus berkontribusi bagi kemajuan Kota Palangka Raya.
Editor: Redaksi Arus Kahayan Tag: #HabibSaidAbdurrahman #EmpatPilarMPR #RivanieLesmana #Sofyannoor #PemudaKalimantanBersatu #PalangkaRaya #PembangunanDesa
