WWW.ARIUSKAHAYAN.COM, MUARA TEWEH – Upaya pencarian intensif terhadap seorang balita bernama Sri Jimah yang tenggelam di Sungai Barito akhirnya membuahkan hasil pilu. Setelah empat hari pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (20/03/2026) pagi, dengan lokasi penemuan mencapai ratusan kilometer dari titik awal kejadian.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas ini bermula pada Selasa (17/03) siang di Desa Lemo 1, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Korban dilaporkan terjatuh dari rumah lanting (rumah apung) milik keluarganya.
Meski warga setempat sempat melakukan upaya pencarian mandiri sesaat setelah kejadian, arus sungai yang kuat membuat keberadaan balita tersebut sulit ditemukan, hingga akhirnya laporan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya.
Penemuan Korban Sejauh 148 Kilometer
Memasuki hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan memperluas area penyisiran. Titik terang muncul saat seorang nakhoda kapal batubara yang melintas di aliran Sungai Barito melihat sesosok jasad.
”Pada pukul 08:45 WIB, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari nakhoda kapal batubara. Korban ditemukan meninggal dunia dan langsung dievakuasi oleh personel Polairud serta BPBD Barito Selatan,” ungkap Malik, Koordinator Lapangan Basarnas Palangka Raya.
Jarak penemuan jasad korban sangat jauh dari lokasi awal jatuhnya korban di Desa Lemo 1.
”Jarak penemuan korban sekitar 148 km dari lokasi kejadian,” tambah Malik.
Evakuasi dan Penutupan Operasi SAR
Pasca penemuan, jenazah Sri Jimah segera dievakuasi petugas menuju RS Jaraga Sasameh sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini, mulai dari TNI/Polri, BPBD, perangkat desa, hingga masyarakat sekitar.
”Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan secara resmi ditutup pada pukul 11:15 WIB. Seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing,” tutup Alit.
Unsur SAR yang Terlibat:
- Basarnas Palangka Raya
- Koramil & Polsek Teweh Tengah
- BPBD Kab. Barito Utara & BPBD Kab. Barito Selatan
- Polairud Barito Selatan
- Perangkat Desa Lemo 1
- Relawan & Keluarga Korban
,-
