
WWW.ARUSKAHAYAN.COM, KUALAPEMBUANG,- Bursa pemilihan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Seruyan mulai memanas. Anggota Fraksi PKB Seruyan, Aliansyah , secara resmi memastikan dirinya akan ikut berkompetisi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar dalam waktu dekat.
Pria asal Desa Lanpasa, Kecamatan Seruyan Raya ini menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan dan energi baru bagi partai yang berlambang bola dunia tersebut di Bumi Gawi Hatantiring.
Persaingan Ketat di Zona 3
Pelaksanaan Muscab PKB kali ini dijadwalkan akan dilaksanakan di Kota Pangkalan Bun , di mana Kabupaten Seruyan masuk ke dalam koordinasi Zona 3 . Aliansyah dipastikan tidak sendirian dalam bursa calon ketua. Ia akan bersaing dengan sejumlah tokoh kuat internal lainnya, di antaranya:
- Gazali Rahman (DPC Petahana/Ketua saat ini)
- M. Yamin (Sekretaris DPC PKB Seruyan)
- Wiwin (Anggota DPRD Seruyan dari Fraksi PKB)
Optimisme Penambahan Kursi Legislatif
Meski persaingan kursi ketua cukup sengit, Aliansyah mengusung visi besar untuk memperkuat posisi PKB di parlemen. Saat ini, PKB Seruyan memiliki dua kursi di DPRD. Aliansyah optimis, di bawah kepemimpinannya nanti, PKB mampu menambah raihan kursi secara signifikan.
”Ke depan, saya yakin dari tiga Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada, PKB akan mendapatkan dua kursi tambahan, khususnya di Dapil 1 dan Dapil 3 Kabupaten Seruyan,” ujar Aliansyah dengan nada optimis.
Tegak Lurus pada Mabda Siasi
Sebagai kader, Aliansyah menegaskan bahwa motivasinya maju bukan sekedar mengejar jabatan, melainkan untuk menjaga marwah partai dan memastikan seluruh kader bergerak dalam satu komando.
Ia pentingnya pentingnya loyalitas terhadap garis perjuangan atau Mabda Siasi .
”Sesuai Mabda Siasi PKB, kita wajib tegak lurus. Tidak ada tawar-menawar dalam hal prinsip dan perjuangan partai,” tegasnya.
Muscab PKB di Pangkalan Bun mendatang diharapkan menjadi momentum bagi PKB Seruyan untuk melakukan konsolidasi total demi menghadapi tantangan politik di masa depan.
“Restu sudah didapat, baik dari orang tua, keluarga, dan para tokoh serta ulama, jadi saya di PKB adalah berpolitik untuk kemaslahatan orang banyak”, tegas Aliansyah.
Secara geopolitik, Kabupaten Seruyan saat ini masih didominasi oleh partai-partai besar tradisional. Namun dinamika pada Pemilu 2024 menunjukkan pergeseran suara yang cukup menarik. PKB Seruyan yang sebelumnya hanya memiliki satu kursi, berhasil meningkatkan kekuatannya menjadi dua kursi di DPRD Seruyan periode 2024-2029 melalui Aliansyah (Dapil 2) dan Wiwin (Dapil 3).
Kenaikan suara PKB di Kalimantan Tengah yang mencapai lebih dari 50% menjadi angin segar bagi pengurus di tingkat daerah. Kehadiran tokoh-tokoh muda dan tokoh lokal seperti Aliansyah dari Seruyan Raya dianggap mampu memecah suara dominasi di wilayah-wilayah yang selama ini menjadi basis partai lain.
Analisis Peluang di Dapil 1 dan 3
Target Aliansyah untuk menambah dua kursi tambahan di Dapil 1 (Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur) serta memperkuat Dapil 3 (Seruyan Tengah, Seruyan Hulu, Batu Ampar, dan sekitarnya) dinilai cukup realistis berdasarkan beberapa faktor:
- Vakumnya Basis Suara Tradisional: Beberapa wilayah di Dapil 1 mengalami pergeseran preferensi pemilih pasca-pilkada, yang membuka ruang bagi PKB untuk masuk dengan program-program yang lebih menyentuh akar rumput.
- Ketokohan Lokal: Dengan memajukan kader yang berasal langsung dari strategi desa-desa (seperti Desa Lampasa), PKB memiliki kedekatan emosional yang lebih kuat dengan pemilih pedesaan dibandingkan calon yang hanya muncul saat musim kampanye.
- Konsolidasi Zona 3: Pelaksanaan Muscab di Pangkalan Bun (Zona 3) menjadi ajang pembuktian kekuatan mesin partai. Jika Aliansyah terpilih, ia diprediksi akan melakukan perombakan struktur hingga tingkat mengomel (desa) untuk memastikan target “Satu Dapil, Minimal Satu Kursi” tercapai.
Penutup yang Diperbarui
Aliansyah menegaskan, target penambahan kursi ini bukan sekedar ambisi pribadi, melainkan kebutuhan agar PKB memiliki posisi tawar yang kuat dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di Kabupaten Seruyan.
”Sesuai Mabda Siasi PKB, kita wajib tegak lurus. Tak ada tawar-menawar dalam memperjuangkan aspirasi rakyat Seruyan,” tutupnya.
