WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKARAYA, – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Tengah menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 dengan penuh khidmat dan meriah di Ballroom Hotel Aquarius, Kota Palangkaraya, Minggu (26/4). Momentum ini menjadi ajang konsolidasi besar-besaran bagi kader dan alumni lintas generasi.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K, M.Si, serta sejumlah tokoh penting, ulama, dan senior IKA PMII.
Gubernur “Curhat” Soal DBH dan Sinergitas
Dalam sambutannya, Gubernur H. Agustiar Sabran menekankan pentingnya sinergitas antara organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) dengan pemerintah provinsi untuk mewujudkan pembangunan yang merata.
Namun, di sela arahannya, Gubernur sempat berbagi realita mengenai kondisi fiskal daerah. Beliau mengungkapkan bahwa dari total Dana Bagi Hasil (DBH) yang masuk sebesar kurang lebih Rp5,4 Triliun, setelah didistribusikan ke kabupaten/kota di seluruh Kalteng, Pemerintah Provinsi hanya menyisakan sekitar Rp1,4 Triliun.
”Sisa 1,4 Triliun inilah yang menjadi modal kita untuk membangun, menata, dan memperbaiki fasilitas umum di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Ini adalah tantangan besar dalam menjalankan wewenang provinsi, namun dengan sinergitas pemuda, kita optimis tetap maksimal,” ujar Gubernur.
Apresiasi dari Kapolda dan PKC PMII
Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, turut memberikan apresiasi tinggi kepada kelompok Cipayung Plus, termasuk PMII, yang dinilai konsisten dalam mengawal demokrasi serta menjaga ketentraman dan persatuan di Bumi Tambun Bungai.
”Kader muda PMII wajib menjadi dinamisator penggerak dalam percepatan pembangunan. Peran pemuda adalah kunci agar Kalimantan Tengah tidak hanya maju secara fisik, tapi juga kuat secara persatuan,” tegas Kapolda.
Senada dengan itu, Ketua Umum PKC PMII Kalteng, Fikri Haikal, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian khusus yang diberikan Gubernur dan Kapolda.
“Terima kasih Bapak Gubernur atas perhatiannya kepada PMII, juga Bapak Kapolda atas keseriusannya dalam mengayomi pemuda di Kalimantan Tengah,” ucap Fikri.
Daftar Tokoh yang Hadir
Peringatan Harlah ke-66 ini menjadi istimewa karena kehadiran para tokoh kunci dan senioritas PMII, di antaranya:
- Habib Fauzy Bachsin (Ayahanda/Tokoh Agama)
- KH. Riduan Syahranie (Ketua Mabinda)
- Edi Winarno (Sekretaris IKA PMII Kalteng)
- Annisa Bekti (Bendahara IKA PMII Kalteng)
- Sasongko Yuwono (Ketua Umum PKC PMII Kalteng Pertama)
- Senior Lainnya: Tajudin Nor Asra, Eko Wahyu, BSR, Syamsuri Yusur, Adi Nur Fajar, Fachri Hasan, Yadi Samsudin.
- Undangan VVIP: Rektor UIN Palangkaraya, Ketua Baznas Kalteng, Wahidah, serta Wakil Ketua DPRD Murung Raya, Dina Maulidah.
Prosesi Potong Tumpeng
Sebagai simbol rasa syukur, kegiatan diakhiri dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Gubernur Kalteng yang diserahkan kepada pengurus PKC PMII Kalteng, dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang memperlihatkan kehangatan antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen mahasiswa.
Harlah ke-66 ini menegaskan posisi PMII Kalteng sebagai mitra strategis dalam mengawal kebijakan publik dan menjaga stabilitas daerah di masa depan.
