WWW.ARUSKAHAYAN.COM, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), secara resmi menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir (Harlah) ke-92 untuk Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Momentum ini ditegaskan sebagai simbol penguatan sinergi antara kaum muda Nahdliyin dan perjuangan politik bangsa.
Bertempat di Kantor DPP PKB, Jakarta, Gus Muhaimin yang didampingi oleh Sekjen DPP PKB, Gus Hasanuddin Wahid, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi GP Ansor selama hampir satu abad dalam menjaga NKRI dan marwah ulama.
”Selamat Harlah ke-92 GP Ansor. Teruslah menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan menebar kemaslahatan bagi umat,” ujar Gus Muhaimin.
Kebanggaan dari Bumi Tambun Bungai
Gema perayaan Harlah ke-92 GP Ansor juga terasa hingga ke Kalimantan Tengah. Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah, Rahmanto Muhidin , yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Murung Raya, menyatakan rasa bangga dan syukurnya atas usia matang organisasi kepemudaan tersebut.
”Sebagai bagian dari keluarga besar Nahdliyin, kami di Kalimantan Tengah turut bersyukur dan bangga. Usia 92 tahun adalah bukti ketangguhan GP Ansor dalam mencetak kader-kader pemimpin yang berintegritas,” tutur Rahmanto.
Pesan Filosofis dari Kader Banser
Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPW PKB Kalteng, Sasongko Yuwono , yang juga merupakan anggota aktif barisan Banser NU, turut memberikan pernyataan mendalam terkait milad organisasi yang dicintainya tersebut. Ia menekankan bahwa kedewasaan organisasi diuji oleh tantangan zaman.
”Organisasi yang besar akan menghadapi ombak yang besar pula. Jika kita tenang menghadapinya, GP Ansor akan terus tumbuh menjadi organisasi yang kuat dan berdaya guna bagi masyarakat,” tegas Sasongko.
Sekilas Perjalanan GP Ansor
Sebagai informasi, GP Ansor kini memasuki usia 92 tahun dengan fokus utama pada:
- Kaderisasi : Mencetak generasi muda yang moderat dan progresif.
- Kemandirian Ekonomi: Mendorong kader untuk berdaya secara finansial.
- Ketahanan Nasional: Menjadi benteng pertahanan ideologi Pancasila.
Peringatan tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh kader, baik di pusat maupun di daerah, untuk mempererat barisan dalam menghadapi dinamika sosial-politik ke depan.545
