WWW.ARUSKAHAYAN.COM, BUNTOK,- BARITO SELATAN – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di Danau Sababilah, Sanggu, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, akhirnya resmi ditutup pada Minggu (28/6/2026). Korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, namun dalam kondisi meninggal dunia.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Mencari Kayu Bakar
Peristiwa memilukan ini bermula pada Sabtu (27/6/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Korban bernama Mubin (57), seorang pria asal Desa Pamait, berangkat menuju kawasan Danau Sababilah menggunakan perahu dengan tujuan mencari kayu bakar.
Kecurigaan muncul ketika korban tak kunjung kembali ke rumah hingga sore hari. Pihak keluarga yang melakukan pengecekan ke danau histeris saat menemukan kayu bakar dan barang-barang milik korban mengapung di permukaan air. Korban diduga kuat terjatuh dan tenggelam setelah perahu yang digunakannya terbalik.
Meski pihak keluarga dan masyarakat setempat sempat melakukan pencarian mandiri, hasilnya nihil. Kejadian ini pun segera dilaporkan ke pihak berwenang.
Sempat Lakukan Penyelaman di Air Keruh
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari BPBD Barito Selatan.
“Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya langsung dikerahkan ke lokasi kejadian setelah menerima informasi,” ujar Alit.
Pada Minggu pagi (28/6) pukul 07.30 WIB, warga sempat menemukan perahu milik korban. Berpatokan dari titik tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya langsung melakukan penyelaman di area air yang keruh. Namun, upaya penyelaman awal tersebut belum membuahkan hasil.

Korban Muncul ke Permukaan Setelah Manuver Perahu
Strategi pencarian kemudian diubah. Tim SAR Gabungan melakukan manuver perahu di permukaan danau untuk memicu pergerakan di bawah air. Strategi ini berhasil, jasad korban akhirnya muncul ke permukaan pada siang harinya.
“Korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi kecelakaan, pada pukul 12.40 WIB dalam kondisi MD (Meninggal Dunia). Selanjutnya korban langsung dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan ke pihak keluarga,” ungkap Rizali, Koordinator Lapangan Basarnas.
Operasi SAR Resmi Ditutup
Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak yang terlibat dalam Tim SAR Gabungan, di antaranya:
-
Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya
-
BPBD Barito Selatan
-
Damkar Barito Selatan
-
PMI Barito Selatan
-
Satpol PP Barito Selatan
-
Keluarga korban dan masyarakat setempat
“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang telah bahu-membahu membantu proses pencarian ini,” tutup Alit.(545)
