ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKA RAYA –
Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, menyuarakan optimisme dan harapan besarnya terhadap kemajuan sektor pendidikan di wilayahnya. Ia mendorong pemerintah pusat agar terus memperkuat dukungan pembangunan pendidikan di daerah melalui berbagai program strategis yang dapat disinergikan secara apik dengan Pemerintah Provinsi.
Menurut Riska, kolaborasi yang harmonis antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci utama dalam melahirkan generasi penerus yang cerdas. Hal ini menjadi sangat krusial, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Tengah harus terus didorong secara komprehensif dan menyeluruh. Langkah positif ini harus mencakup lahirnya kurikulum yang lebih adaptif, peningkatan kompetensi para pahlawan tanpa tanda jasa atau guru, hingga upaya memastikan pemerataan akses layanan pendidikan.
Riska menyadari bahwa luas wilayah dan kondisi geografis Kalteng yang sangat beragam memang memberikan tantangan tersendiri dalam penyelenggaraannya. Oleh karena itu, dukungan berkelanjutan dari kementerian terkait sangat dibutuhkan agar program-program tersebut dapat terintegrasi sempurna dengan kebijakan daerah dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat luas.
Politisi Partai Golkar ini juga memberikan pandangan positif bahwa pendidikan adalah fondasi dan investasi terbaik untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas serta berdaya saing. Ia meyakini, meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran, hal tersebut tidak akan menyurutkan perhatian penuh pemerintah terhadap masa depan pendidikan anak bangsa.
Ke depannya, Riska sangat optimistis bahwa sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat laju pemerataan akses pendidikan di Kalimantan Tengah. Dengan semangat kolaborasi ini, seluruh peserta didik, termasuk yang berada di wilayah pedalaman dan terpencil, akan memiliki kesempatan emas yang sama untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas tinggi.
