Bukan Sekadar Kewajiban, Andri Permana: ” Ini Bentuk Akuntabilitas dan Transparansi Kelola Keuangan Daerah “.
WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKARAYA, – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Palangka Raya, Andri Permana, mendesak pentingnya komitmen total dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terkait kelancaran Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.
Penegasan ini disampaikan Andri dalam laporannya pada Forum Group Discussion (FGD) Rencana Aksi Penyampaian Laporan Keuangan SKPD, BLUD, dan Konsolidasi yang diselenggarakan di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya pada Jumat (5/12/2025).
Akuntabilitas & Jaga Kepercayaan Publik
Andri Permana menjelaskan bahwa pelayanan laporan keuangan jauh melampaui sekedar kewajiban administrasi. Menurutnya, ini adalah bentuk akuntabilitas yang krusial dan penentu kepercayaan publik terhadap kinerja Pemerintah Daerah (Pemda).
“Setiap laporan keuangan harus disusun dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) , serta menggambarkan transparansi pengelolaan keuangan daerah,” tegas Andri.
Ia mendesak agar berbagai kendala yang pernah terjadi dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sebelumnya harus menjadi pembelajaran. Rencana aksi yang dirumuskan dalam FGD ini diharapkan menjadi pedoman kerja yang ditaati setiap perangkat daerah demi proses pelaporan yang lebih tertib dan tepat waktu .
Target: Tepat Waktu dan Kualitas Terbaik
BKAD menargetkan bukan hanya kecepatan, tetapi juga kualitas. Andri Permana meminta seluruh peserta FGD, yang terdiri dari 33 SKPD dan 11 BLUD, untuk konsisten menjalankan rencana aksi yang telah disusun.
Hal-hal kunci yang dipimpini:
-
Komitmen Konsisten: Seluruh SKPD dan BLUD wajib menjalankan rencana aksi secara disiplin.
-
Pertahankan WTP: Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih Kota Palangka Raya harus dipertahankan.
-
Perbaikan Berkelanjutan: WTP dicapai melalui perbaikan berkelanjutan, penguatan koordinasi, dan kedisiplinan seluruh perangkat daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh SKPD dan BLUD berkomitmen menjalankan rencana aksi ini secara konsisten. Target kami bukan hanya menyampaikan laporan tepat waktu, tetapi menjaga kualitasnya, ” tutupnya.
Andri menutup laporannya dengan keyakinan bahwa dengan kerja sama dan komitmen bersama, kualitas LKPD 2025 dapat lebih baik. Kegiatan FGD ini juga didukung oleh narasumber dari Tim Reviu LKPD Inspektorat Kota Palangka Raya dan Bidang Akuntansi BKAD. (ARKA)
