WWW.ARUS KAHAYAN. COM
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Zona Dua yang dipusatkan di Kabupaten Kapuas. dan dihadiri oleh ketua umum Dewan kordinasi pusat Nasional (DKN) Garda Bangsa yang merupakan Badan Otonom PKB.
Agenda besar ini menjadi momentum krusial bagi partai untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi peta politik tahun 2029.
Muscab Zona Dua ini diikuti oleh empat wilayah utama, yakni Kabupaten Katingan, Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Kapuas.
Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Kalteng, Rahmanto Muhidin, S.H.I., M.H., menjelaskan Bahwa Muscab kali ini bertujuan menjaring usulan nama calon Ketua DPC dan pengurus inti di tingkat kabupaten/kota. Namun, ia menggaris bawahi bahwa penetapan tidak dilakukan secara langsung di forum Muscab.
”Mekanismenya tidak serta-merta menetapkan ketua. Usulan dari daerah harus melalui tahapan OKK (Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan) tahap I dan II. Hasilnya kemudian dibawa ke DPP PKB , sebagai keputusan akhir berada di tangan pusat ” jelas Rahmanto, Senin 13/4/2026
Sistem ini, lanjutnya, merujuk pada hasil Muktamar Bali yang menganut sistem demokrasi terpimpin, di mana mandataris tunggal berada langsung di bawah wewenang Ketua Umum DPP PKB.
Rahmanto yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Murung Raya ini mematok target tinggi bagi peningkatan jumlah kursi di parlemen daerah pada pemilu mendatang:
Kapuas dari empat kursi bisa naik menjadi ena sampai delapan, Pulang Pisau kiranya bisa mengembalikan ke empat kursi.Selanjytnya Kota Palangka Raya dari tiga kursi bisa naik jadi empat kursi dan Kabupaten Katingan dari empat kursi bisa naik lagi lima sampai enam kader duduk di dewan.
Selain target kursi di DPRD , PKB Kalteng mendorong seluruh kader di daerah maju sebagai Calon Wakil Bupati atau Bupati.
Tentunya untuk terus berkolaborasi dengan pihak eksekutif dalam menyukseskan program-program pemerintah daerah. Sinergi ini dinilai penting untuk membangun kepercayaan masyarakat sebelum memasuki kontestasi Pilkada 2029.
”Intinya adalah peningkatan di semua lini. Harus ada keselarasan dan semangat gotong royong yang kuat, mulai dari DPP, DPW, hingga ke tingkat DPC di daerah. Semua harus bersinergi satu suara,” pungkasnya.(4n5)
