WWW.ARUSKAHAYAN.COM, KUALA KAPUAS – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah menunjukkan keseriusan tinggi dalam menyongsong siklus politik masa depan. Tak tanggung-tanggung, partai besutan para ulama ini membidik kenaikan perolehan kursi legislatif hingga 100 persen di wilayah strategis Zona II pada Pemilu 2029 mendatang.
Langkah akselerasi ini diawali dengan digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Zona II yang menghimpun kekuatan dari Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, dan Kota Palangka Raya. Konsolidasi besar-besaran ini dilaksanakan di Kuala Kapuas, Senin (13/4/2026).
Titik Start Menuju Kemenangan Mutlak
Ketua DPW PKB Kalteng, Rahmanto Muhidin, menegaskan bahwa pemanasan mesin partai dilakukan lebih awal untuk memastikan seluruh instrumen pemenangan siap bekerja tanpa celah.
”Momentum Muscab ini adalah titik start perjuangan kita. Kita memulai lebih dini agar target kenaikan 100 persen bukan sekadar angka, tapi realitas yang bisa kita capai di Pemilu 2029,” ujar Rahmanto dengan nada optimis saat diwawancarai awak media.
Peta Target Kursi Zona II: Ambisius dan Terukur
Rahmanto merinci target kursi yang harus dikunci oleh masing-masing DPC di wilayah Zona II, yang mencerminkan ambisi PKB untuk mendominasi parlemen lokal.
“Kami sangat optimis. Dengan kerja terukur, kalaupun tidak menyentuh angka maksimal, capaian kita dipastikan tidak akan jauh dari target tersebut,” tegasnya.
Membidik Kursi Kepala Daerah di 2030
Tidak hanya puas di ranah legislatif, PKB Kalteng juga tengah menyusun skenario besar untuk Pilkada serentak 2030. Rahmanto memberikan sinyal kuat bahwa PKB akan mendorong kader-kader internal terbaiknya untuk menduduki kursi eksekutif, baik sebagai Bupati maupun Wakil Bupati di wilayah Zona II.
Strategi ini dilakukan melalui penguatan struktur partai hingga ke akar rumput (grassroots) serta mengoptimalkan peran sayap partai sebagai ujung tombak rekrutmen pemilih milenial dan pemilih pemula.
Instruksi Khusus: Kader Wajib Responsif
Menutup pernyataannya, Rahmanto mengeluarkan instruksi keras bagi seluruh kader dan anggota Fraksi PKB yang saat ini duduk di kursi dewan. Ia menekankan bahwa politik PKB adalah politik kehadiran.
”Kader PKB tidak boleh absen saat masyarakat kesusahan. Fraksi PKB di legislatif wajib memastikan setiap kebijakan dan aspirasi benar-benar menjawab kebutuhan nyata rakyat, bukan sekadar janji politik,” pungkasnya.
Dengan terlaksananya Muscab Zona II ini, PKB Kalteng mengirimkan pesan jelas kepada peta politik di Bumi Tambun Bungai bahwa mereka siap bertransformasi menjadi kekuatan politik utama di masa depan. 545
