WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKA RAYA – Memasuki pekan pertama April 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya di bawah kepemimpinan Wali Kota Fairid Naparin terus memacu berbagai program strategis. Fokus utama pemerintah saat ini mencakup penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), menjaga stabilitas harga bahan pokok pasca-Lebaran, hingga kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca ekstrem.
Berikut adalah rangkuman agenda dan kebijakan penting yang sedang dijalankan Pemkot Palangka Raya:
1. Investasi Pendidikan: Beasiswa Mahasiswa dan Lomba “Kampung KEREN”
Pemkot Palangka Raya secara resmi meluncurkan program bantuan pendidikan untuk puluhan mahasiswa berprestasi dan kurang mampu di tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada putra-putri daerah yang putus sekolah karena kendala biaya.
Selain itu, Wali Kota Fairid Naparin juga meresmikan Lomba Kampung KEREN (Kreatif, Edukatif, Ramah, Elok, Nyaman) dengan total hadiah ratusan juta rupiah. Program ini bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat di tingkat kelurahan dalam menata lingkungan dan menciptakan inovasi ekonomi lokal.
2. Pantau Keamanan Ibadah dan Tradisi Keagamaan
Pada momen Paskah yang baru saja berlangsung, Wali Kota bersama jajaran Forkopimda turun langsung memantau keamanan di berbagai titik, termasuk ziarah malam di TPU Jalan Tjilik Riwut Km 12.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan tradisi dan ibadah dengan aman serta nyaman. Ini juga momen kami untuk melihat langsung kondisi infrastruktur di lapangan,” ujar Fairid Naparin saat meninjau lokasi, Sabtu malam (4/4/2026).
3. Kesiagaan Bencana: Transisi Musim Hujan ke Kemarau
Meskipun BMKG memprediksi masih akan ada potensi hujan sepekan ke depan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya sudah mulai menyiapkan langkah strategis antisipasi kemarau.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD, Hendrikus Satriya Budi, menegaskan bahwa koordinasi supervisi menghadapi bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperketat. Tim di lapangan juga aktif melakukan penanganan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang sempat melanda beberapa wilayah kota pada akhir Maret lalu.
4. Stabilitas Harga Bahan Pokok dan BBM
Pasca-Lebaran 2026, Pemkot melalui Dinas Perdagangan terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional. Meskipun ada potensi kenaikan harga bahan pokok, pemerintah memastikan stok distribusi tetap aman. Terkait isu kenaikan harga BBM per 1 April, pihak SPBU di Palangka Raya mengonfirmasi bahwa stok tersedia cukup dan mengimbau warga untuk tidak melakukan panic buying.
5. Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Pemerintah Kota juga baru saja menyerahkan SK Pengangkatan bagi puluhan CPNS baru. Dalam arahannya, pemerintah menekankan pentingnya profesionalisme ASN dalam meningkatkan indeks pelayanan publik, terutama setelah Palangka Raya masuk dalam jajaran tiga besar calon Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi.
