WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam transformasi digital. Berdasarkan laporan terbaru, Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi Kalteng tahun 2025 berhasil mencapai nilai 3,41 dengan kategori “Baik”.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern dan inklusif di Bumi Tambun Bungai.
Lonjakan Signifikan Sejak 2021
Peningkatan indeks ini tergolong sangat impresif jika melihat rekam jejak beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2021, indeks SPBE Kalteng tercatat hanya berada di angka 1,00. Dalam kurun waktu empat tahun, angka tersebut melesat hingga mencapai 3,41.
“Ini adalah bukti nyata komitmen Pemprov Kalteng dalam menghadirkan transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Peningkatan signifikan ini merupakan hasil nyata dari kinerja tata kelola pemerintahan kita,” tulis laporan tersebut.
Pencapaian ini ditegaskan bukan sekadar deretan angka, melainkan cerminan dari kualitas layanan publik yang kini semakin cepat, transparan, dan akuntabel.

Konsistensi Membangun Ekosistem Digital
Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari konsistensi dalam membangun ekosistem digital pemerintahan daerah.
“Skor 3,41 ini adalah bentuk konsistensi kita dalam membangun infrastruktur teknologi, memperkuat regulasi, serta mengintegrasikan berbagai layanan administrasi pemerintahan dan layanan publik,” ujar Rangga.
Domain Layanan Publik Jadi Unggulan
Salah satu poin yang paling menonjol dalam penilaian tahun ini adalah nilai Domain Layanan SPBE yang menembus angka 4,01. Angka yang tinggi pada domain ini menunjukkan bahwa transformasi digital yang dilakukan tidak hanya bersifat internal birokrasi, tetapi manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai pengguna layanan.

Dengan hasil ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimis dapat terus meningkatkan efisiensi pemerintahan melalui teknologi informasi, sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik di seluruh pelosok wilayah Kalteng.(4n5)
