Budaya Bukan Hanya Tugas Pemerintah, Tapi Identitas & Kekuatan Ekonomi Bersama!
WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKARAYA,- Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengajak seluruh unsur masyarakat di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal. Zaini menegaskan bahwa pelestarian warisan budaya adalah tanggung jawab kolektif.
“Budaya adalah identitas kita. Pelestariannya harus dilakukan bersama-sama dan berlelanjutan,” ucap Zaini, Jumat (5/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa peran tokoh adat, tokoh agama, sanggar seni, lembaga pendidikan, hingga masyarakat umum sangat penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi. Tanpa sinergi, ia khawatir budaya lokal akan mudah terkikis dan kehilangan karakteristiknya sebagai pedoman hidup.
Zaini menuturkan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora), terus membuka ruang kolaborasi yang aktif dan inklusif.
Upaya yang dilakukan Pemko meliputi:
-
Penyelenggaraan acara budaya.
-
Pembinaan kelompok seni.
-
Pemberdayaan komunitas adat.
Program-program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kebudayaan yang dinamis di kota tersebut. Wakil Wali Kota juga menekankan bahwa budaya lokal memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata daerah. Tradisi dan kearifan lokal dapat menjadi daya tarik utama yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, selama dikelola dengan tetap mempertahankan nilai-nilai aslinya.
“Pelestarian budaya bukan hanya tentang menjaga masa lalu, tetapi juga tentang mempersiapkan masa depan. Kita ingin budaya menjadi kekuatan sosial sekaligus daya tarik wisata yang membawa manfaat bagi warga,” tegas Zaini.
Achmad Zaini berharap, melalui penguatan kolaborasi antara pelaku budaya dan masyarakat, Kota Palangka Raya akan menjadi kota yang modern namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai lokal. “Dengan kebersamaan, budaya kita akan terus hidup dan berkembang,” pungkasnya. (ARKA)
