LEGESLATIF

Peduli Kesehatan Saat Karhutla, Faridawaty Imbau Masyarakat Terapkan PHBS

ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKA RAYA – Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah antisipasi ini dinilai sangat penting demi menjaga kebugaran fisik, terutama bagi warga yang beraktivitas di daerah terdampak asap. Kesadaran kolektif dari masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko gangguan kesehatan.

 

Srikandi Komisi III DPRD Kalteng tersebut menekankan agar warga tidak mengabaikan berbagai keluhan kesehatan yang muncul akibat paparan asap. Jika mulai merasakan gangguan pernapasan atau keluhan fisik lainnya, masyarakat diharapkan segera berkonsultasi dengan tenaga medis terdekat. Penanganan yang cepat dan tepat dari fasilitas kesehatan akan mencegah kondisi tubuh mengalami penurunan yang lebih parah.

 

Sebagai upaya pencegahan awal, masyarakat disarankan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk. Faridawaty mendorong konsistensi dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah perlindungan mandiri di lingkungan keluarga. Menjaga kebersihan diri dan ruang hidup menjadi benteng utama dalam mengantisipasi dampak buruk dari polusi udara.

 

Perhatian ekstra juga perlu diberikan kepada kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia yang lebih sensitif terhadap perubahan kualitas udara. Para orang tua dianjurkan untuk lebih peka memperhatikan kondisi anggota keluarganya sehari-hari. Jika muncul gejala awal seperti batuk atau sesak napas, tindakan aktif untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan harus segera dilakukan.

 

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kalteng I ini mengingatkan bahwa menjaga kesehatan harus dilakukan secara konsisten, bukan hanya saat tubuh sudah mulai sakit. Pembiasaan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi, menjaga kecukupan waktu istirahat, serta mengonsumsi vitamin sangat membantu mempertahankan daya tahan tubuh. Upaya preventif harian ini menjadi modal penting agar masyarakat tetap fit dalam menjalankan aktivitasnya.

 

Meskipun konsumsi vitamin sangat disarankan untuk menjaga kondisi fisik, Faridawaty mengingatkan bahwa hal tersebut tidak menggantikan peran pemeriksaan medis. Kehadiran tenaga medis tetap menjadi rujukan utama apabila terjadi gangguan pernapasan yang memerlukan penanganan khusus. Sinergi antara kesadaran masyarakat dan kesiapan layanan kesehatan diharapkan mampu menjaga kesejahteraan warga Kalteng selama masa karhutla.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *