ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKA RAYA –
Keandalan pasokan listrik menjadi pilar utama dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kalimantan Tengah (Kalteng). Melihat pentingnya hal tersebut, DPRD Kalteng menyuarakan komitmen kuat untuk memastikan bahwa ketersediaan energi listrik bagi warga dan sektor usaha kecil dapat terus terpenuhi secara aman dan berkelanjutan.
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, menyampaikan aspirasi masyarakat agar pemanfaatan energi listrik daerah benar-benar memberikan dampak positif yang maksimal. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan energi masyarakat lokal harus menjadi prioritas utama untuk menjaga iklim ikhtiar ekonomi rakyat yang tengah tumbuh pesat di berbagai kabupaten dan kota.
Potensi kelistrikan di Kalteng sejatinya sangat menjanjikan dengan total kapasitas pembangkit yang menembus angka lebih dari 600 megawatt (MW). Jumlah ini berada jauh di atas kebutuhan beban puncak daerah yang hanya mencapai sekitar 190 MW, sehingga cadangan daya yang ada sangat ideal untuk menopang seluruh aktivitas warga tanpa kendala.
Melihat ketersediaan daya yang amat melimpah tersebut, Junaidi mendorong penyedia layanan kelistrikan agar menghadirkan tata kelola distribusi yang bijak dan adil. Kepastian aliran listrik yang stabil dianggap sebagai bentuk apresiasi nyata bagi masyarakat Kalteng yang menjadi tuan rumah dari fasilitas pembangkit energi besar tersebut.
Sektor UMKM menjadi fokus utama yang didorong oleh DPRD Kalteng agar terus mendapatkan kepastian pasokan daya harian. Dengan jaminan listrik yang berkesinambungan, para pelaku usaha kecil dapat menjalankan proses produksi peralatan listrik secara optimal, efisien, dan tanpa kekhawatiran akan berhentinya roda usahanya.
Melalui sinergi dan ruang dialog yang positif antara legislatif dan PLN, diharapkan solusi terbaik dapat terus dihadirkan bagi kemajuan daerah. Kepastian dan ketahanan pasokan energi ini diyakini akan mempercepat laju perekonomian Kalteng serta membawa kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
