WWW.ARUSKAHAYAN.COM, GUMAS,-
Setelah tiga hari operasi pencarian intensif, upaya Tim SAR Gabungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan akhirnya membuahkan hasil. Dwi Fangga Ali Mashudi (32), pemancing yang dilaporkan hanyut sejak Minggu (1/2), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026) pagi.
Penemuan Jasad Korban
Jasad pria asal Kesugihan, Kabupaten Cilacap tersebut ditemukan sekitar pukul 06.55 WIB setelah seorang warga melaporkan adanya sosok manusia yang tersangkut di pinggiran sungai. Lokasi penemuan berada sekitar 3 kilometer ke arah hulu dari tempat kejadian musibah (TKM).

Koordinator Lapangan Basarnas, Heru, mengonfirmasi bahwa tim langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
“Kami langsung bergerak menuju lokasi setelah mendapat informasi warga. Benar bahwa itu merupakan korban yang kita cari selama tiga hari terakhir,” ujar Heru.
Kronologi Singkat
Peristiwa nahas ini bermula saat korban bersama rekan-rekannya hendak memancing di Sungai Rungan, Desa Tumbang Kajuei, pada Minggu lalu. Korban diduga terseret arus sungai yang deras hingga dinyatakan hilang.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur telah menyisir sungai dengan radius luas sebelum akhirnya jasad korban ditemukan tersangkut pagi tadi.

Operasi SAR Resmi Ditutup
Pasca evakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pratama Tumbang Talaken untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Polsek Rungan, BPBD Gunung Mas, Tagana, pihak PLTU Kajuei, hingga masyarakat setempat.
“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Terima kasih atas kerja keras seluruh unsur yang terlibat sehingga korban berhasil ditemukan,” pungkas Alit.
Unsur yang Terlibat dalam Pencarian:
-
Tim Rescue KPP Palangka Raya
-
Polsek Rungan & BPBD Gunung Mas
-
Tagana Gunung Mas & PLTU Kajuei
-
Keluarga korban dan warga sekitar
