Uncategorized

​Bakar Semangat ‘Pemuda Kalteng Harati’, Habib Said Abdurrahman Tanamkan Nilai Kebangsaan di Majelis Al-Wasilah

WWW.ARUSKAHAYAN.COM, MALUEN KAPUAS,-  15 Desember 2025 – Suasana khidmat menyelimuti Majelis Pencinta Rasul Al-Wasilah di Desa Maluen, Kecamatan Basarang, Jumat (15/12/2025). Bukan sekadar pengajian rutin, kali ini suasana tampak lebih bersemangat dengan kehadiran Senator asal Kalimantan Tengah, Habib Said Abdurrahman, yang membawa misi kebangsaan penting bagi generasi muda.

​Dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Ke-VII, Habib Said Abdurrahman duduk bersama puluhan peserta yang tergabung dalam komunitas Pemuda-pemudi Kalteng Harati. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pemahaman mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di tengah arus modernisasi.

Pesan Habib: “Harati” Itu Harus Nasionalis

​Habib Said Abdurrahman menekankan bahwa julukan “Harati” (Pintar/Bijak) bagi pemuda Kalteng tidak hanya soal kecerdasan intelektual, tetapi juga keteguhan dalam menjaga pondasi negara.

​”Pemuda Kalteng Harati harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan. Empat Pilar MPR bukan sekadar teori, tapi adalah ‘pagar’ agar kita tidak mudah terpecah belah oleh hoaks atau ideologi yang merusak,” tegas Habib Said di hadapan para pemuda.

 

Sinergi Agama dan Kebangsaan di Basarang

​Pemilihan lokasi di Majelis Pencinta Rasul Al-Wasilah, Desa Maluen, menunjukkan harmonisasi yang kental antara nilai-nilai religius dan semangat patriotisme. Menurut Habib, mencintai tanah air adalah bagian dari perwujudan iman yang harus dipraktikkan oleh para pemuda di Kabupaten Kapuas.

​Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi. Beberapa isu hangat mengenai peran pemuda dalam menjaga kedaulatan digital dan ekonomi daerah juga sempat mencuat dalam sesi tanya jawab yang interaktif.

Harapan untuk Masa Depan Kapuas

​Kegiatan yang merupakan seri ketujuh ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang. Dengan pemahaman 4 Pilar yang matang, Pemuda-pemudi Kalteng Harati diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa kemajuan bagi Bumi Tambun Bungai tanpa melupakan jati diri bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *