WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKARAYA, – Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama & Bela Negara (PMMBN) Kalimantan Tengah menggelar audiensi dan silaturahmi dengan jajaran pimpinan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya.

Kedatangan pengurus PMMBN Kalteng yang dipimpin langsung oleh Ketua PMMBN Kalteng Desy Nur Hikmah, S.Pd dan Sekretaris Umum Kiki Hidayat beserta jajaran pengurus lainnya diterima hangat oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, H.M. Yusi Abdhian.
Turut mendampingi Kakanwil dalam pertemuan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Amiruddin, Ketua Tim (Katim) SDM Wahyu Ikhsanuddin, serta Perencana M. Arfani.
Kegiatan ini menjadi langkah awal PMMBN Kalteng dalam memperkenalkan keberadaan organisasi sekaligus membangun komunikasi dan kerja sama strategis dengan pemerintah, khususnya Kanwil Kemenag Kalteng, dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan perguruan tinggi.
Kampus Umum Jadi Ruang Strategis Moderasi Beragama
Dalam audiensi tersebut, Ketua PMMBN Kalteng, Desy Nur Hikmah, S.Pd, menyampaikan bahwa perguruan tinggi umum di Kalimantan Tengah memiliki posisi yang sangat strategis dalam menyemai pemahaman moderasi beragama. Menurutnya, lingkungan kampus merupakan melting pot yang mempertemukan mahasiswa dari pelbagai latar belakang suku, agama, dan pemikiran.

”Perguruan tinggi umum di Kalimantan Tengah menjadi salah satu ruang strategis dalam penguatan moderasi beragama. Lingkungan kampus memiliki keberagaman yang dapat menjadi modal sosial untuk menumbuhkan sikap toleran, terbuka, serta saling menghormati,” kata Desy.
Desy menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial menjaga kerukunan bangsa. Oleh karena itu, diperlukan program-program kolaboratif yang kontekstual, dialogis, dan aplikatif.

Siapkan Program Aksi Nyata dan Kolaborasi Kelembagaan
PMMBN Kalteng juga menyampaikan harapan agar kehadiran organisasi ini memperoleh dukungan dan pengakuan kelembagaan dari instansi terkait, termasuk Kementerian Agama dan Kementerian Pertahanan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat eksistensi organisasi serta memperluas ruang gerak dalam menjalankan program kerja.
Menghindari kegiatan yang sebatas seremonial, PMMBN Kalteng siap menghadirkan gerakan yang berdampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat melalui: Diskusi akademik & seminar bertema toleransi dan kebangsaan, Dialog interaktif lintas iman antar-mahasiswa, Pelatihan kader moderasi beragama di lingkungan kampus, Aksi kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
”Kami meyakini bahwa penguatan moderasi beragama tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan keterlibatan bersama, khususnya generasi muda dan mahasiswa sebagai agen perubahan,” tambah Desy.
Sinergi Merawat Kebinekaan Bumi Tambun Bungai
Melalui pertemuan bersama Kakanwil H.M. Yusi Abdhian beserta jajaran, PMMBN Kalteng berharap terbangun sinergi berkelanjutan dalam meningkatkan literasi keagamaan dan pembentukan karakter mahasiswa yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Di tengah keanekaragaman Kalimantan Tengah, moderasi beragama menjadi pilar kunci menjaga persatuan serta mencegah berkembangnya paham intoleran, diskriminatif, maupun ekstremisme dalam kehidupan bermasyarakat.545
