WWW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKARAYA, — Kabut asap tebal dan kualitas udara yang menyentuh level sangat berbahaya tidak menyurutkan semangat para personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Di tengah cuaca ekstrem dan kepungan polusi udara yang kian memburuk, tim relawan gabungan ini terus berjibaku menaklukkan kobaran api di kawasan rawan karhutla.

Guna mempercepat penanganan, Satpol PP Provinsi Kalteng telah membentuk 5 tim khusus yang diterjunkan secara bergantian setiap harinya. Tim ini fokus melakukan perbantuan pemadaman api di titik-titik krusial seputaran Kalimantan Tengah, khususnya wilayah Kota Palangka Raya dan sekitarnya.
Berjihad Mulia di Tengah Kabut Asap Tebal
Meskipun harus bertugas penuh risiko di bawah ancaman paparan racun asap dan paparan panas ekstrem, 5 tim dari Satpol PP Kalteng ini tetap konsisten menjalankan tugas operasional lapangan. Keterlibatan mereka menjadi bukti nyata sinergi antar-instansi Pemprov Kalteng dalam melindungi masyarakat dari bencana asap.
Dalam aksi tanggap darurat ini, personel Satpol PP bekerja secara terpadu mendampingi unit-unit dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalteng. Sinergi ini mencakup penyisiran titik api (groundcheck), penyemprotan area terbakar, hingga pemadaman sisa-sisa bara api di lahan gambut.
Situasi Terkini: Api di Mahir Mahar Masih Membara
Berdasarkan pantauan langsung tim di lapangan, khususnya di kawasan Jalan Lingkar Luar Mahir Mahar, Kota Palangka Raya, api hingga saat ini dikabarkan belum sepenuhnya dapat dikendalikan. Karakteristik lahan gambut yang kering dan dalam, ditambah tiupan angin kencang serta cuaca terik, membuat kobaran api dengan cepat merembet dan memicu asap pekat.
”Cuaca hari ini sangat tidak bersahabat, kualitas udara dan polusi berasap cukup parah. Namun, tim kami bersama rekan-rekan BPBD Kalteng terus bertahan di lapangan untuk mengisolasi pergerakan api agar tidak mendekati pemukiman warga,” ujar salah satu anggota tim pemadam di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh tim terpadu masih terus bekerja ekstra keras memadamkan titik-titik api aktif serta melakukan pendinginan (cooling down) di area gambut Jalan Lingkar Luar Mahir Mahar demi menekan laju polusi udara di Palangka Raya. 545
