KALTENG PALANGKA RAYA Uncategorized

​Kejar Kualitas Kader, PMII Komisariat Persiapan Sukses Gelar Mapaba di Gedung PWNU Kalteng

WSW.ARUSKAHAYAN.COM, PALANGKARAYA,- Komitmen untuk melahirkan kader yang berkualitas terus ditunjukkan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Terbaru, Komisariat Persiapan PMII sukses menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Oktober 2026.

​Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Tengah ini diikuti oleh para mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) dan Universitas Islam Negeri Palangka Raya (UINPR).

​Fokus Kualitas, Bukan Sekadar Kuantitas

​Ketua Panitia Pelaksana, Helda Ria Agustin, menegaskan bahwa fokus utama pada Mapaba kali ini adalah membentuk karakter dan kedalaman nilai-nilai pergerakan pada setiap peserta, bukan sekadar mengejar jumlah anggota semata.

​“Mapaba kali ini diikuti oleh sahabat-sahabati dari UMPR dan UINPR. Kami memang berfokus mengejar kualitas, bukan kuantitas. Karena itu, kami secara khusus memohon izin kepada PWNU Kalteng untuk meminjam gedung sebagai tempat pelaksanaan acara ini,” ujar Helda.

 

​Rangkaian acara berjalan khidmat dan lancar hingga akhirnya ditutup secara resmi pada Minggu (11/10/2026) usai pelaksanaan prosesi pembai’atan kader baru. Acara penutupan dipimpin langsung oleh Sekretaris PWNU Kalteng, Kanda Sahabat Mariadi, yang juga merupakan alumni PMII Universitas Palangka Raya (UPR).

​Pesan Moral: Jangan Pernah Merasa Paling Hebat

​Dalam penutupan kegiatan tersebut, Pengurus Komisariat yang diwakili oleh Kiki Hidayat membacakan sambutan Ketua Komisariat. Sambutan tersebut sarat akan pesan-pesan moral mendalam sebagai bekal awal bagi para anggota baru yang baru saja dibai’at. Ahlan Wa Sahlan di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Jaga nama baik organisasi, rawat persaudaraan, kuatkan komitmen, dan teruslah berproses. Jangan pernah berhenti bergerak hanya karena lelah, dan jangan pernah kehilangan arah hanya karena menghadapi tantangan.

​Terdapat tiga poin penting yang ditekankan kepada para kader baru:

  • ​Jangan pernah merasa lelah dalam ber-PMII.
  • ​Jangan pernah menyerah menghadapi berbagai tantangan pergerakan.
  • ​Jangan merasa paling hebat, tetaplah rendah hati dan terus belajar.

​Dihadiri Tokoh Alumni dan Pimpinan Banom NU

​Keberhasilan dan kekhidmatan ajang pengkaderan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh para alumni serta pengurus struktur organisasi di tingkat cabang dan wilayah.

​Tampak hadir dalam prosesi penutupan sejumlah tokoh dan senior PMII serta badan otonom NU, di antaranya:

  • ​Sahabat Mariadi (Sekretaris PWNU Kalteng)
  • ​Sahabat Edi Winarno, Sahabat Sasongko, Sahabat Muji, Sahabat Herry, & Sahabat Herman Siswanto
  • ​Ketua PKC PMII Kalteng Sahabat Fikri Haikal beserta jajaran
  • ​Pengurus PMII PC Palangkaraya
  • ​Sahabati Hasanah (Ketua KOPRI PC PMII Palangkaraya)
  • ​Sahabat M. Nor (Ketua PC Lakpesdam NU Kota Palangkaraya) & Sahabat Fahrizal Rahmadani (Sekretaris)
  • ​Serta belasan kader dan alumni PMII Palangka Raya lainnya.

​Dengan selesainya Mapaba ini, diharapkan para kader baru dari UMPR dan UINPR dapat memberikan warna baru dan kontribusi nyata, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Ahlan Wa Sahlan di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Jaga nama baik organisasi, rawat persaudaraan, kuatkan komitmen, dan teruslah berproses. Jangan pernah berhenti bergerak hanya karena lelah, dan jangan pernah kehilangan arah hanya karena menghadapi tantangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *